KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
konsepsi ilmu budaya dasar dalam kesusastraaan
NAMA : SUTRIYATNA NUGRAHA
NPM : 16219210
KELAS : 1EA26

PENGERTIAN
seni : adalah suatu ekspresi perasaan manusia yang memiliki unsur keindahan di dalamnya dan diungkapkan melalui suatu media yang sifatnya nyata, baik itu dalam bentuk nada,rupa,gerak, dan syair, serta dapat dirasakan oleh panca indera manusia.
sastra: Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sastra adalah karya tulis yang jika dibandingkan dengan tulisan biasa lainnya, memiliki berbagai ciri keunggulan, keaslian, keartistikan, keindahan, isi dan ungkapan.
peranan sastra
Karya sastra pada dasarnya memiliki fungsi ganda, yakni menghibur sekaligus bermanfaat. Dari fungsi tersebut, karya sastra tidak semata-mata hanya menyuguhkan hiburan kepada pembaca melalui cerita naratifnya, namun karya sastra juga bermanfaat bagi pembaca itu sendiri. Oleh karena fungsi gandanya itulah (menghibur dan bermanfaat), karya sastra dianggap sebagai media yang paling efektif dalam merubah paradigma masyarakat.
Hubungan antara sastra, seni , dengan ilmu budaya dasar.
Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi – materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni.Budaya Indonesia sanagat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya.
Latar belakang IBD dalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan masalah sebagai berikut :
kenyataan bahwa bangsa indonesia berdiri atas suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yg tercemin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yg biasanya tidak lepas dari ikatan2 primordial, kesukaan, dan kedaerahan .Proses pembangunan yg sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya .kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan mausia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yg telah diciptakannya .
pengertian prosa
Kata prosa berasal dari bahasa Latin prosa yang artinya terus terang. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia “ karangan bebas yang tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi”. Secara sempit prosa adalah karya imajiner dan estetik. Dalam kesusastraan juga disebut fiksi, teks naratif, wacana naratif. Sedangkan secara luas prosa menyangkut semua karya tulis yang ditulis bukan dalam bentuk puisi atau drama, tiap baris dimulai dari margin kiri penuh sampai ke margin kanan.
seni : adalah suatu ekspresi perasaan manusia yang memiliki unsur keindahan di dalamnya dan diungkapkan melalui suatu media yang sifatnya nyata, baik itu dalam bentuk nada,rupa,gerak, dan syair, serta dapat dirasakan oleh panca indera manusia.
sastra: Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sastra adalah karya tulis yang jika dibandingkan dengan tulisan biasa lainnya, memiliki berbagai ciri keunggulan, keaslian, keartistikan, keindahan, isi dan ungkapan.
peranan sastra
Karya sastra pada dasarnya memiliki fungsi ganda, yakni menghibur sekaligus bermanfaat. Dari fungsi tersebut, karya sastra tidak semata-mata hanya menyuguhkan hiburan kepada pembaca melalui cerita naratifnya, namun karya sastra juga bermanfaat bagi pembaca itu sendiri. Oleh karena fungsi gandanya itulah (menghibur dan bermanfaat), karya sastra dianggap sebagai media yang paling efektif dalam merubah paradigma masyarakat.
Hubungan antara sastra, seni , dengan ilmu budaya dasar.
Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi – materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni.Budaya Indonesia sanagat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya.
Latar belakang IBD dalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan masalah sebagai berikut :
kenyataan bahwa bangsa indonesia berdiri atas suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yg tercemin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yg biasanya tidak lepas dari ikatan2 primordial, kesukaan, dan kedaerahan .Proses pembangunan yg sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya .kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan mausia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yg telah diciptakannya .
Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan prosa.
Kata prosa berasal dari bahasa Latin prosa yang artinya terus terang. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia “ karangan bebas yang tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi”. Secara sempit prosa adalah karya imajiner dan estetik. Dalam kesusastraan juga disebut fiksi, teks naratif, wacana naratif. Sedangkan secara luas prosa menyangkut semua karya tulis yang ditulis bukan dalam bentuk puisi atau drama, tiap baris dimulai dari margin kiri penuh sampai ke margin kanan.
Prosa selalu bersumber dari lingkungan kehidupan yang dialami, disaksikan, didengar, dan dibaca oleh pengarang. Adapun ciri-ciri prosa fiksi adalah bahasanya terurai, dapat memperluas pengetahuan dan menambah pengetahuan, terutama pengalaman imajinatif. Prosa fiksi dapat menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian dalam kehidupan. Maknanya dapat berarti ambigu. Prosa fiksi melukiskan realita imajinatif karena imajinasi selalu terikat pada realitas, sedangkan realitas tak mungkin lepas dari imajinasi. Selanjutnya prosa fiksi mengajak kita untuk berkontemplasi karena sastra menyodorkan interpretasi pribadi yang berhubungan dengan imajinasi.

Komentar